CRITICAL REFLECTION ON ISSUES RELATED TO TESOL
Abstract
Tulisan ini akan membahas dua isu yang menjadi topik perdebatan di antara para ahli dalam Pengajaran Bahasa Inggris bagi Penutur Bahasa Lain-Teaching English to the Other Speakers of Languages (TESOL), yaitu apakah teknologi komputer dapat membantu pengajaran bahasa Inggris pada konteks Pengajaran Bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing- English as Foreign Language (EFL) dan apakah bentuk-bentuk bahasa Inggris atau penggunaan bahasa Inggris yang harus diajarkan dalam konteks pengajaran EFL.Dalam isu pertama, tulisan ini membahas beberapa pendapat para ahli TESOL/EFL tentang manfaat dan kendala yang dihadapi dalam penerapan bantuan teknologi komputer dalam konteks TESOL/EFL. Selain itu, tulisan ini membahas juga kendala-kendala yang dihadapi di beberapa konteks pengajaran EFL di Papua. Dalam isu kedua, tulisan ini membahas beberapa pendapat para ahli TESOL/EFL tentang kendala-kendala yang dihadapi dalam mengajarkan bentuk bahasa dan manfaat mengajarkan penggunaan bahasa dari bentuk bahasa dalam konteks pengajaran TESOL/EFL.Dengan mempertimbangkan manfaat dan kendala-kendala yang akan dihadapi dalam penerapan bantuan teknologi komputer dalam pengajaran bahasa Inggris pada konteks pengajaran TESOL/EFL, dapat disimpulkan bahwa bantuan ini dapat diterapkan pada konteks pengajaran mata kuliah English skills yang wajib diambil oleh para mahasiswa Fakultas Sastra, UNIPA, Manokwari. Selanjutnya, dengan mempertimbangkan manfaat dari kemampuan pragmatik bagi siswa, dapat disimpulkan bahwa para pengajar bahasa Inggris pada konteks pengajaran TESOL/EFL di Papua seharusnya tidak saja memfokuskan pengajarannya dalam mengembangkan kemampuan siswa pada bentuk bahasa Inggris, tetapi juga pada kemampuan pragmatik mereka. Dipercaya bahwa kemampuan pragmatik diajarkan untuk mengembangkan pemahaman pragmatik siswa dalam berbagai kesadaran mental dengan cara latihan yang kreatif. Dengan mempunyai kesadaran ini, siswa dapat secara tepat menanggapi istilah-istilah atau bahasa yang digunakan dalam berbagai situasi.Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright and License
Copyright
Authors published in this journal agree to the following terms:
- The copyright of each article is retained by the author (s).
- The author grants the journal the first publication rights with the work simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution License, allowing others to share the work with an acknowledgment of authorship and the initial publication in this journal.
- Authors may enter into separate additional contractual agreements for the non-exclusive distribution of published journal versions of the work (for example, posting them to institutional repositories or publishing them in a book), with acknowledgment of their initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (For example in the Institutional Repository or on their website) before and during the submission process, as this can lead to productive exchanges, as well as earlier and larger citations of published work.
- Articles and all related material published are distributed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
License
![]()
KIBAS CENDERAWASIH: Jurnal Ilmiah Kebahasaan & Kesastraan is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
You are free to :
- Share — copy and redistribute the material in any medium or format.
- Adapt — remix, transform, and build upon the material.
- Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
- NonCommercial — You may not use the material for commercial purposes.
- ShareAlike — If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.
- No additional restrictions — You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.






